Nona.

Nona,
Semua hal disemesta ini terjadi untuk alasannya masing-masing.
Aku percaya hal itu.
Nona,
Apakah kamu tahu mengapa dirimu terlalu memikat?
Aku tak terpikat atas parasmu kala pandang pertama.
Karena parasmu itu terlalu jauh dari jangkauanku.
Kamu memikatku, karena cara pandangmu atas semesta.
Dengan alat bantu melihatmu itu
Menikmati bola matamu membuat aku larut dalam suasana.
Mari kita berpetualang disemesta ini, nona.
Dengan segala ketidakpastiannya.
Dengan segala duka laranya.
Dengan segala suka citanya.
Aku dengan segala kekuranganku.
Bersama kamu dengan segala keindahanmu.
Namun perlahan saja, nona.
Karena nampaknya ruang waktu yang kita lewati ini.
Lebih syahdu untuk dititi perlahan.

Comments