Berteman Pada Sunyi

dijalan sempit itu kalian berpas-pasan dari arah berlawanan

tanpa sadar, kalian berhenti sejenak, berhadap-hadapan

lalu menghabiskan waktu untuk saling bicara

ketika dia mulai bicara, kau dengarkan dirinya dengan seksama

begitu pula sebaliknya, membuat satu sama lain menjadi kenal lawan bicaranya

menjadikan kau jatuh hati pada dirinya, menaruh rasa karna dirinya

namun, tiba-tiba saja tanpa petunjuk yang pasti

kau ditinggal diam, menjadikan kau terlalu bingung untuk mengartikan setiap sunyi yang hadir

kau terdiam dijalan sempit itu, hanya hening yang menemani


Comments